Serial Mythic Absurd Flash — Halaman 16

 

Manual untuk Cinta

Halaman 1: Jangan buka manual ini.
Halaman 2: Terlambat.
Halaman 3: Setiap cinta punya tombol reset, tapi tak ada yang tahu di mana letaknya.
Halaman 4: Manual ini menulis dirinya sendiri dari air mata pembacanya.

Ulasan

“Manual untuk Cinta” adalah fragmen kecil yang terasa seperti menemukan buku petunjuk yang seharusnya tidak pernah ada—sebuah manual tentang sesuatu yang paling manusiawi, paling kacau, dan paling tak bisa diatur: cinta itu sendiri.
Keempat halamannya membentuk ironi yang lembut namun menikam, seolah-olah manual ini sedang mengejek ide bahwa cinta dapat diformulasikan.

Halaman 1: “Jangan buka manual ini.”
Kalimat pembuka ini seperti peringatan yang terlambat: manusia selalu mencari kepastian dalam hal yang justru tumbuh dari ketidakpastian. Instruksi larangan ini mencerminkan naluri kita mencari jawaban instan tentang sesuatu yang sifatnya tidak pernah instan.

Halaman 2: “Terlambat.”
Ini bukan hanya respons literal—tapi cermin psikologis. Kita selalu sudah terlalu dalam ketika kita mulai bertanya bagaimana sebenarnya cinta bekerja. Manual ini menegaskan bahwa pemahaman sering datang setelah kita terjerumus, bukan sebelum.

Halaman 3: “Setiap cinta punya tombol reset…”
Kalimat ini mengandung harapan dan ironi sekaligus. Kita percaya setiap hubungan bisa diperbaiki, diperbarui, dinyalakan ulang. Namun ketidakjelasan lokasi tombol itu menggambarkan realitas emosional: perbaikan cinta bukan teknis—ia intuitif, kadang kacau, dan hampir selalu tak pasti.

Halaman 4: “Manual ini menulis dirinya sendiri dari air mata pembacanya.”
Di sini absurditas bertemu dengan tragedi. Manual ini bukan ditulis oleh penulis, tetapi oleh pengalaman manusia yang patah, menunggu, mencoba, gagal, lalu berusaha lagi. Air mata di sini bukan melodrama, tetapi bukti bahwa cinta hanyalah serangkaian percobaan yang kita dokumentasikan secara emosional.

Fragmen ini sederhana, pendek, dan nyaris seperti humor pahit—namun di baliknya tersimpan refleksi besar: cinta tidak bisa diajarkan, hanya bisa dijalani; dan setiap manual cinta adalah catatan luka masing-masing orang.

Inilah kekuatan Mythic Absurd Flash: menghadirkan ironi halus, humor eksistensial, dan kebijaksanaan kecil yang tidak menggurui namun membekas.

Serial Baru Setiap Minggu

Serial Mythic Absurd Flash akan hadir setiap minggu, menyajikan absurditas ilahi, renungan mini, dan ironi yang terasa seperti firman yang dilontarkan dengan senyuman.

Untuk menikmati lebih dari 100 cerita dalam versi penuh—ditata rapi, disunting bersih, dan dirancang agar memberi pengalaman membaca yang mengalir—Anda dapat mendapatkan bukunya sekarang.
Melewatkannya berarti melewatkan salah satu koleksi flash fiction paling elegan dan unik dalam literatur Indonesia modern.

👉 Link Pembelian Buku:
http://lynk.id/pdfonline/eyvozn9l4nqd/checkout

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama